Full Width CSS

Saturday, 17 January 2015

Samad Mendapat "Serangan" Foto Mesra Model Cantik, Antasari Jilid II?

Pasca ditetapkannya calon Kapolri Budi Gunawan sebagai tersangka oleh KPK Selasa kemarin, Ketua KPK Abraham Samad mulai mendapat "serangan".

Foto mesra yang mirip dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad bersama dengan salah satu pemenang kontes kecantikan tersebar luas di jejaring sosial.

Atas beredar foto tersebut, Abraham Samad pun bereaksi dengan membantah kebenaran dari foto tersebut.

"Itu fitnah untuk mendeskreditkan saya," ujar Samad kepada Okezone di Jakarta, Rabu (14/1/2014).

Samad berkeyakinan, foto tersebut muncul lantaran lembaga yang dipegangnya telah mendapat sorotan atas penetapan tersangka atas dugaan kepemilikan rekening gendut. "Setelah pengumuman tersangka kemarin," jelasnya.

Disinggung apakah kasus foto tersebut akan dibawa ke pihak yang berwajib, Samad mengaku masih menunggu perkembangan lebih lanjut. "Kita lihat saja," katanya

Sebelumnya, beredar foto-foto panas yang diduga Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dengan model cantik.

Foto yang berjumlah tujuh buah tersebut, nampak sosok yang diduga bernama Abraham Samad berciuman, berpelukan, dan bermesraan dengan seorang wanita cantik pemenang kontes kecantikan.

Dalam foto tersebut sosok yang diduga Abraham Samad tidak tampak canggung dengan mengumbarkan kemesraannya.

Serangan foto ini pun memunculkan spekluasi publik akan adanya Antasari Jilid II, merujuk pada kasus kriminalisasi Ketua KPK Antasari yang berujung dipenjarakannya  Antasari.

"Mau ada Antasari jilid II nih. Cipta kondisinya dah ada. Sepagi ini menyebar foto orang yg mirip Samad dg perempuan. Entah asli atau bukan," tulis wartawan @BiLLYKOMPAS melalui akun twitternya, Rabu (14/1/2015).

Sumber : PKSPiyungan.org

Perempuan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Ditangkap di Villa Pribadinya, Diduga Nyabu

DEGORONTALO – Sudah sejak semalaman, tim pengintai   mematai-matai villa di tepi pantai Leato  yang terlihat sunyi  dan gelap itu . Hanya ada satu ruang kamar  berAC yang menyala. Selasa pagi (13/1) sekitar pukul 05.30 WITA. Tim mengetuk pintu villa,menyerahkan surat perintah penangkapan pada perempuan berperawakan kurus  itu. (BACA: Daftar Lengkap 45 Anggota DPRD Terpilih Provinsi Gorontalo)
Begitu gambaran saat Kepolisian daerah Provinsi Gorontalo menangkap   “LA”, seorang anggota legislatif perempuan dari partai Golkar yang duduk di  DPRD Provinsi Gorontalo, terkait dugaan penggunaan narkoba jenis shabu.



Penangkapan dilakukan oleh tim Direktiat Reserse Narkoba Polda Gorontalo, dibawah pimpinan Komisaris (Pol) Amner Purba, bersama tim Badan Narkotika Provinsi Gorontalo,   Selasa pagi (13/1) sekitar pukul 05.30 WITA. (BACA: Hampir Separuh Anggota DPR Bermasalah)

Kabid Humas Polda Gorontalo, Ajun Komisaris Besar (Pol) Lisma Dunggio mengungkapkan LA alias Nin,  ditangkap sebuah di villa pribadinya  di kawasan pantai Leato, Kota Gorontalo.
Saat digeledah, polisi menemukan sejumlah barang bukti. Masing-masing satu buah pipet panjang dan pendek,  satu tutup botol berlubang dua serta satu buah plastik bening. Tidak ada shabu atau jenis narkoba lainnya yang ditemukan di TKP. (BACA: Lagi Nyabu, Dua PNS ini Ditangkap)
Meski begitu  menurut Lisma,   penangkapan itu merupakan bagian dari upaya pengembangan penyelidikan. Sebelumnya, LA sempat tertangkap membawa narkotika jenis shabu seberat 1,1 gram di dalam mobil pribadinya, akhir November 2014 lalu.
Namun Inspektur satu “AC”, kasat Narkoba Kabupaten Gorontalo yang menangkap LA ketika itu, belakangan baru diketahui hanya menahan barang bukti dan kemudian melepas LA.
Iptu AC, kini sudah mendekam di di sel Polda Gorontalo sejak 9 Januari 2015 untuk diperiksa intensif. Sedangkan LA masih menjalani pemeriksaan secara marathon sejak Selasa pagi hingga sore. Perempuan yang sudah dua periode menjadi anggota legislatif  itu  juga menjalani tes urin dan darah.

Sumber : DeGorontalo

Tuesday, 13 January 2015

Marisa di Prediksi Menjadi Ikon Kemajuan Gorontalo

Marisa di prediksi dan dimimpikan oleh bebrapa kalangan akan menjadi sebuah ikon kemajuan Gorontalo, modernitas dan ekonomi yang stabil untuk kepentingan rakyat adalah hal yang wajar ditemukan nantinya di Marisa. Hal ini kemudian menjadi inspirasi bagi sekelompok orang, dijadikan alasan untuk mengombang-ambingkan kepentingn rakyat hari ini. Entah apa yang ada dibenak pemerintah, hingga langkah saja menjadi lamban dibandingkan dengan seekor kura-kura. Namun tetap saja mimpi untuk menjadi sejahtera tetap berada diposisi pertama sekalipun dalam prakteknya mengkebiri hak adalah yang mengasyikan. Bukan karena rakus atau tabiat dari lahir, tapi memang permainan bukan lagi dimainkan oleh anak-anak di TK. Karena orang dewasa berjas pun suka bermain kebiri sana kebiri sini. Jadi orang kota itu indah, seindah aliran sungai yang berwarna kecoklatan.

Sungai ku inspirasiku hari ini.
Odu'olo = Terima Kasih


Sunday, 11 January 2015

Gogoranca #8 Panah arjuna


Saturday, 10 January 2015

Keuntungan Menjadi Penulis

7 kelebihan menjadi penulis :
  1. Siapa bilang menjadi penulis itu nggak bisa kaya. Menjadi penulis juga bisa kaya. Anda tentu harus ingat dengan JK “Harry Potter” Rowling sebagai contoh saja. Dari menulis, kekayaannya melebihi Ratu Inggris, Elizabeth II. Rowling telah menjual bukunya sebanyak 250 juta eksemplar, terbit di 200 negara dan diterjemahkan dalam 61 bahasa.
  2. Menjadi penulis ternyata bisa memperluas jaringan pertemanan. Teman dari penerbit yang menerbitkan buku si penulis, dari media massa atau bahkan dari komunitas-komunitas penulis lainnya.
  3. Menjadi penulis itu kaya ide. Menjadi penulis saja sudah bisa menandakan bahwa kita kreatif sehingga dihormati  oleh masyarakat. stratifikasi sosial terangkat.
  4. Menjadi penulis adalah seorang publik figur karena nama-nama penulis akan dikenal masyarakat luas melalui karyanya.
  5. Penulis adalah penyalur isi hati rakyat. Penulilah yang mewakili perasaan rakyat kecil. Mereka lebih humanis.
  6. Menjadi penulis bisa mendulang pundi-pundi rupiah dari segi-segi lain. Karena seringkali penulis aka disuguhkan dalam acara publik yang berbau sosial.
  7. Dengan menulis, rekaman jejak sejarah kita akan tetap terkenang, tak ada yang abadi selain tulisan.
Selamat menulis.

Sumber : ilmipenulis.wordpress.com

Monday, 5 January 2015

Nasehat Kematian


Saturday, 3 January 2015

Sejarah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW

Perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw sudah menjadi tradisi positif dimana-mana, khususunya di seluruuh pelosok nusantara. Tetapi, siapakah orang yang pertama kali merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW secara terang-terangan dan besar-besaran? Syeh Muhammad Ali Qudus menjelaskan, bahwa orang yang pertama kali merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah Al-Malik Al-Mudoffar Abu Said dari Ibril. Di mana beliau merayakannya pada bulan Rabiul Awal dengan perayaan yang sangat luar biasa. Sedangkan orang yang menulis seputar perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah Al-Hafid Ibnu Dahiyyah dengan judul ‘’Al-Tanwir fi Maulidi al-Siraji al-Munir’’. Kitab ini satu-satunya buku yang secara khusus membahasa tuntas masalah peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. Selanjutnya, muncullah kitab-kitab baru yang merujuk pada di atas hingga sekarang.
Selanjutnya, Syeh Muhamamd Ali Qudus mengatakan bahwa merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah perkara bid’ah, tetapi bidah yang bagus (Bidah Hasanah). Syeh Al-Imam Abu Samah Gurunya Imam Nawawi mengatakan:’’ dari sebagian perkara bid’ah yang berkembang di jaman sekarang ini (dulu) sebagaimana yang dilakuan oleh banyak orang setiap tahun yang bertepatan dengan kelahiran Nabi Muhammad SAW, seperti; Sedekah dan amal kebaikan, menampakkan kebagiaan dan kegembiraan. Sesungguhnya yang demikian itu bagian dari perbuatan baik (ihsan) bagi orang-orang miskin yang merasakan atas rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan meng-agungkannya. Dan, juga wujud rasa Syukur atas kehadiran Nabi Muhammad SAW yang di utus oleh Allah SWT untuk memberikan rahmat kepada alam semesta.
Ibnu Hajar-pun angkat bicara masalah ini, sebagaimana dalam sebuah pernyataan Syeh Muhammad Aloi Qudus bahwa Syeh Ibnu Hajar mengambil istimbath (pendapat) yang menyatakan bahwa Maulid Nabi Muhammad SAW bersumber pada Sunnah Nabi SAW. Beliau mengutip salah satu hadis Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan saat Nabi Muhammad SAW menginjakkan kaki di kota suci Madinah, beliau mendapatkan penduduk Madinah (Yahudi) sedang berpuasa bulan Al-Syura’.
Melihat orang-orang Yahudi berpuasa, lantas Nabi Muhammad SAW bertanya kepada mereka seputar puasa tersebut, kemudian mereka menjawab:’’ hari itu adalah hari tenggelamnya Firaun, dan hari keselamatan Nabi Musa as’’. Dan kami berpusa sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan Musa as. Mendengar jawaban itu, Nabi Saw menjawab singkat:’’ kalau begitu, kami lebih berhak terhadap Nabi Musa dari pada kalian’’.
Hadis ini juga mengisyaratkan bahwa bersyukur terhadap anugerah Allah Swt pada waktu atau hari tertentu, atau terhadap kenikmatan yang begitu agung atas kehadiran Nabi Muhammad SAW. Bentuk rasa Syukur dengan cara merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, bisa dirayakan dengan bermacam-macam, seperti; memperbanyak sedekah, shlolat sunnah, rajin puasa sunnah, membaca al-Qur’an, bukan merayakan dengan perayaan yang dilarang oleh ajaran dan bertentangan dengan agama dan moralitas.
 
Sumber : Abdul Azim