Full Width CSS

Sunday, 7 December 2014

Damaikan Hatimu ; Dinda Kusuma

Oleh : Dinda Kusuma

Saat kau terjatuh, tetaplah di pelukku.
Dalam panas, dalam hujan dan dingin malam yang menyakitimu.
Tersenyumlah untukku, dalam perihmu, dalam tangismu.
Sandarkan keresahanmu di bahuku.

Akan ku peluk, hingga berhenti air matamu.
Akan ku dekap, hingga

Catatan Malam Minggu

Waktu terus berjalan menjadikan hitam menjadi putih diatas kepalaku, tak sadar beberapa jatuh menyentuh kebebasan akan sebuah perjalanan. Gunung tak kehilanganan karakter diamnya saat

Saturday, 6 December 2014

Kumpulan Puisi Film Ada Apa Dengan Cinta




#1


Ketika tunas ini tumbuh
Serupa tubuh yang mengakar
Setiap nafas yang terhembus adalah kata
Angan, debur dan emosi
Bersatu dalam jubah terpautan
Tangan kita terikat
Lidah kita menyatu

Sunday, 30 November 2014

Aku Akan Pulang

Saat kau telpon anak mu ini yang penuh dengan kesibukan, terbesit dalam hati untuk ku meninggalkan segalnya ibu. Kehangatan keluarga kita terrenggut dengan semua ini, ingin ku melihat senyum manismu ibu saat menanti kehadirkan ku.

KAHMI Pohuwato ; Seminar Sehari Pengelolaan Sampah di Sekolah


Acara : Seminar Sehari Pengelolaan Sampah di Sekolah
Penyelenggara : Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam
Hari/Tanggal : Senin, 01 Desember 2014
Tempat : Hotel Golden Sri, Kabupaten Pohuwato - Provinsi Gorontalo
Waktu : 09.00 Wita
Tema : "Peningkatan Pengelolaan Sampah di Sekolah Sebagai Upaya Mewujudkan Program Adiwiyata"

Moderator : Usman H. Bay, S.H
Narasumber : Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato
Peserta : SMA/SMK/MA/Sederajat Se-Kabupaten Pohuwato

Desainer : Wombohe Desain

Friday, 28 November 2014

Catatan Anak Penjual Gula Batu ; Sembilu INDONESIA Ku

(Gambar : www.google.com)
Pada akhirnya kesendirian akan menghampiri seiring datangnya kesunyian malam yang menanti mentari, kita terbuai memeluk gemerlap hasrat yang kian menjadi-jadi. Angin lalu menyapa, berbisik tentang sebuah keabadian. Pilihan pun menjadi hakim terbaik pada realita yang fana, kerbau tak henti mencari rumput sekedar mengisi perutnya, burung pun terbang memamerkan sayapnya. Lalu dentingkan jam terdengar dari kejauhan kota Mekkah, air kepasrahan membasahi pipi seorang hawa. Ikan terjebak dengan kail yang membodohinya sejak zaman bahtera Nuh hingga jeritan kaum buruh. Para pengemis menutup mata hatinya, apatis dengan Negara yang katanya surga tapi berpenghuni penzina. Nyanyian kebenaran tergantikan genderang perang, malaikat kemudian melirik menjanjiakan harapan kedamaian. Belum jatuh keringat terakhir dari kulit lusuh seorang ayah, belum habis susu di dada ibu pertiwi yang teraniaya.
Dan kini dengan lantangnya jiwa meronta mengharapkan belas kasih-Nya, sedangkan Nabi tak sudi menyembut kita ummatnya.


Untukmu yang penuh sembilu INDONESIA KU
Catatan Anak Penjual Gula Batu ( Usman Dunda )

Sunday, 23 November 2014

Dilema

(Gambar : www.google.com)
Dalam senja hadir menyapa,
menyusup kisah yang dilema.
Aku larut akan derai kesedihanku,
saat mengenang kisah masa lalu.