Full Width CSS

Saturday, 30 January 2016

Selimut Kalbu

Adalah cinta
ia yang terhempas di persimpangan
hilang arah tiada rasa

Bergumam rindu

Monday, 18 January 2016

Kau

Kau yang aku perjuangkan tanpa alasan,
adalah semangat dalam hatiku,
‘tak kau sadari,
kau tumbuh dalam hati ini.

Kau yang mengubah tangis jadi tawa,

Thursday, 26 November 2015

Busur Hujan Robi Navicula [Live at Festival dan Aksi Komunitas Hijau, Go...

Monday, 1 June 2015

Strategi Perang Clausewitz

Pembahasan mengenai strategi selalu memunculkan banyak pandangan-pandangan baru utamanya dari pemikiran para strategists yang sudah ada sejak lama. Mulai dari Sun Tzu dengan strategi-strateginya yang cenderung filosofis hingga Clausewitz yang cenderung praktis. Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai strategi yang dikemukakan Clausewitz mengenai perang. Berbicara mengenai Clausewitz, tentu penting bagi kita untuk memahami terlebih dahulu latar belakang kehidupannya sehingga dapat mempengaruhi pemikirannya. Carl Phillip Gottfried von Clausewitz lahir di Kerajaan Prusia dari keluarga aristokrat pada tahun 1780. Pada saat berusia 13 tahun, Clausewitz mengikuti ayahnya untuk menjadi tentara dan bekerja di bidang militer. Clausewitz adalah seorang perwira militer aktif dan pernah ditugaskan untuk mengemban misi di antaranya di Rhine pada tahun 1793-1794 juga perang pada tahun 1806. Pada perang tahun 1812, ia sempat menjadi seorang perwira Russia dan pangkat terakhirnya sebelum meninggal adalah sebagai Jenderal.

Sunday, 31 May 2015

Gorontalo is Truly Wonderful credit to Sail Tomini and Boalemo Festival ...

Saturday, 25 April 2015

Keluh Pujangga Diantara Senja dan Malam

Senja ku memerah diatas riuk ombak,
mata tergoda seorang hawa yang berteriak.
Hati ku kian rapuh dan putih cinta berubah kelam,
keluh pujangga diantara senja dan malam.


Malam ku diujung maghrib menuju isya,
malaikat menjelma di keindahan bintang kejora.
Sesak tak tertahan diri yang kian bimbang,
keluh pujangga diantara senja dan malam.

Oh senjaku.. Biarkan cahaya memerah itu,
merasuki masa depan sang hawa yang ragu.
Dan malamku.. Janji tentang bahagia dalam gelapmu,
telah bersemayam bersama jiwa dan sukmaku.

USD

Monday, 20 April 2015

Hulonthalo Lipuu